Beranda > Kesehatan > Inco Dirikan Delapan Warung Obat Pesisir

Inco Dirikan Delapan Warung Obat Pesisir

Warung Pesisir

Community Relation Officer PT. Inco, A. Muh. Zulkarnain menyerahkan secara simbolis bantuan lemari obat dan obat-obatan kepada Kepala Dinas Kesehatan Luwu Timur untuk diberikan kepada delapan (8) kelompok warga pengelola warung obat pesisir Kecamatan Malili.

Malili, Sulsel – Perusahaan tambang nikel PT Inco Tbk bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Luwu Timur mendirikan delapan warung obat di daerah Pesisir Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan.

Pendirian Warung obat tersebut difasilitasi oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) lokal Yayasan Mitra Desa, sedangkan pendanaannya digelontorkan PT Inco melalui dana Community Development (Condev).

Direktur Yayasan Mitra Desa Mulawarman di Malili, Lutim, Rabu, 20 April 2011, mengatakan bahwa tujuan pendirian Warung Obat di wilayah Pesisir ini untuk mempermudah akses masyarakat terpencil mendapatkan obat berkualitas dan terkontrol oleh instansi terkait yaitu Dinas Kesehatan dan Puskesmas.

Masyarakat pesisir jumlahnya tidak sedikit bermukim di wilayah pesisir dan empang empang. Mereka membutuhkan minimal 45 menit perjalanan agar sampai di wilayah kota/darat.”Bisa dibayangkan, berapa waktu dan biaya dibutuhkan hanya untuk mendapatkan obat, bisa jadi biaya perjalanan lebih mahal dari harga obat yang di butuhkan,” ujarnya.

Andi Muhammad Zulkarnain mewakili pimpinan External Relation PT Inco menyatakan bahwa pendirian warung obat pesisir ini adalah salah satu implementasi program MDGs Pesisir yang telah dicanangkan sejak tahun 2008 oleh PT Inco.

“Walaupun program ini hanya kegiatan kecil, tetapi diharapkan pengelolaannya dapat berkelanjutan dan memberikan manfaat sebesar besarnya kepada masyarakat, oleh karena itu di butuhkan keseriusan pengelola dan bimbingan dari Kepala Desa dan instansi terkait,” ujarnya.

Selain itu, ini merupakan bagian kecil bukti komitmen untuk bekerja sama Pemerintah Daerah dalam implementasi Program Community Development PT Inco, ucapnya.

Kepala Dinas Kesehatan

Kepala Dinas Kesehatan Luwu Timur, dr. Maffuddin. M,Kes berfoto bersama peserta Pelatihan Pengelolaan Warung Obat Pesisir selepas Acara

Kepala Dinas Kesehatan Lutim, dr Mahfuddin mewakili pemerintah daerah Luwu Timur mengatakan warung obat ini sangat strategis sifatnya karena bisa mengurangi beban masyarakat miskin, khususnya masyarakat pesisir.

Pengelola Warung Obat harus diberikan pelatihan dan sedikit pengetahuan tentang kegunaan masing masing obat yang di jual.

“Sebelum penyerahan bantuan warung obat di wilayah pesisir ini, kami merekomendasikan diadakan pula pelatihan seperti sekarang ini dan menjadi tanggung jawab instansi kami untuk selalu memantau program ini secara berkala,” ujarnya.

Menurut dia, akan berbahaya apabila memberikan banyak obat komersil kepada masyarakat dan tidak memahami dengan betul manfaat obat tersebut.

Dalam pelatihan pengelolaan warung obat yang dirangkaikan dengan penyerahan obat obatan beserta lemari obat ini dihadiri masing masing tiga orang pengelola warung obat, kepala desa di wilayah pesisir dan kader posyandu pesisir.

Pengelola diberikan tambahan pengetahuan tentang manfaat obat obatan, serta cara membuat laporan administrasi dan keuangan. (sumber ; ANTARA News)

Kategori:Kesehatan
  1. Mei 25, 2011 pukul 2:10 pm

    wew. bagus banget tulisanmu gan😉

    kunjung balik ya ?:mrgreen: jangan lupa lho !

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: